
Kemenangan luar biasa bagi Arsenal. Kali ini bukan dari permainan cantik seperti biasa. Its not the Arsenal way..
But win is a win. Arsenal butuh kemenangan seperti ini. Tidak mesti bermain cantik.
Luar biasa karena kemenangan ini diraih atas Liverpool, dan bermain di kandang Liverpool, Anfield!
Bahkan Arsenal sempat tertinggal terlebih dahulu dengan gol dari Dirk Kuyt. Beruntung mental The Gunners naik pasca jeda. Dan membalikkan keadaan menjadi 1 – 2 oleh gol bunuh diri Glen Johnson dan tembakan keras Andrei Arshavin.
The Match
Permainan baru dimulai, tapi kedua tim sudah langsung terlibat pertarungan tempo tinggi. Di menit ke 10 Liverpool punya peluang bagus untuk mencetak gol, dimulai dari serangan balik yang dimotori oleh Steven Gerrard dari sisi kiri pertahanan Arsenal, lalu mengirimkan umpan silang kepada Torres yang berdiri sangat bebas di tengah. Namun sayang, tendangannya masih sangat lemah dan mendatar. Sehingga Manuel Almunia dengan sigap mampu menangkap bola tersebut.
Serangan Liverpool masih terus berlanjut, dan taktis sedikit menguasai babak pertama. Sebuah penetrasi dari Gerrard bahkan hampir membuahkan Pinalti. William Gallas yang berusaha menghadang laju Gerrard dengan menjulurkan kakinya, malah sedikit menabrak Gerrad yang langsung terjatuh. Namun wasit tidak menganggapnya sebagai pinalti. Kali ini Arsenal selamat.
Namun menjelang jeda, Liverpool berhasil unggul melalui Dirk Kuyt. Dimulai dari kemelut free kick, Almunia meninju bola menjauh dari gawang, namun bola justru jatuh ke kaki Dirk Kuyt yang langsung menendang ke arah gawang kosong. 1 – 0 untuk Liverpool!
Dari tayangan ulang, sempat terlihat jika posisi Lucas telah terjebak offside ketika free kick dilakukan. Dan dia melakukan gerakan aktif dengan berusaha menyundul bola. Tapi wasit tetap mensahkan gol tersebut. Komentator ESPN pun sempat berdebat mengenai gerakan aktif Lucas tersebut.
It’s fair enough, untuk kontroversi pinalti dan offside ini.
Babak kedua baru berjalan 5 menit, Arsenal mampu menyamakan kedudukan. Dari serangan balik, Samir Nasri mengirimkan umpan silang mendatar ke sisi tengah. Bola sempat mengenai Carragher yang berusaha membuang bola sambil menjatuhkan badannya. Tapi Glen Johnson yang berusaha mengontrol bola liar tersebut malah membuat bola bergulir ke gawang sendiri.
1 – 1 dari own goal Johnson!
Tidak perlu lama untuk Arsenal membalikkan keadaan, 8 menit berselang Arshavin yang musim lalu mencetak 4 gol di Anfield kembali jadi momok bagi Liverpool. Menerima umpan lambung dari sisi kiri pertahanan Liverpool, Arshavin mampu membuat publik Anfield terdiam dengan tembakan keras nya. Pepe Reina pun hanya bisa terdiam memandangi bola masuk ke gawangnya setelah sempat membentur tiang dalam. Stunning Goal from Arshavin!!
Gol kedua ini membuat Liverpool semakin meningkatkan tempo permainan. Sebaliknya, para pemain Arsenal justru berusaha bertahan dengan keadaan ini. Beruntung, Liverpool tidak mampu mencetak tambahan gol. Dan skor 1 – 2 bertahan hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan ini membuat Arsenal kembali ke posisi 3. Menggeser Aston Villa yang sebelumnya sukses menekuk Manchester United di Old Trafford.
Poin Arsenal kini hanya terpaut 3 poin dari MU, dan 6 poin dari Chelsea. Dengan masih menyisakan 1 pertandingan lagi, Arsenal berkesempatan menyamakan poin MU.
Hasil ini ini tentu merupakan kabar baik buat seluruh Gooners. Tapi dibalik itu, Arsene Wenger masih khawatir. Armand Traore sempat mengalami masalah pada paha kanan nya. Dan dia diganti Sylvestre.
Begitu juga dengan Arshavin, di menit-menit akhir mendapat masalah pada kaki kanannya sehingga AW menggantinya dengan Aaron Ramsey.
Jika Traore terkena injuri hamstring, itu akan membuatnya absen minimal 1 bulan. Dan itu berarti pilihan untuk bek kiri hanya tersisa pada Sylvestre.
Semoga mereka berdua tidak menambah panjang daftar cedera pemain Arsenal.